Menurut Kantor Berita ABNA, Benny Gantz, ketua Partai Biru dan Putih di pidatonya seraya menyerang Netanyahu menyatakan, hari Rabu ia menyetujui rencana pembubaran parlemen (Knesset).
Menteri peperangan Israel menegaskan, Netanyahu selama beberapa bulan terakhir berulang kali berjanji meratifikasi anggaran belanja, namun ia sama sekali tidak menjalankan janjinya tersebut.
Sementara itu, Netanyahu beberapa waktu lalu di pidatonya meminta Gantz menolak pembubaran parlemen dan mencegah penyelenggaraan pemilu dini di Israel.
Mickey Levy, anggota Knesset juga menekankan, kesepakatan atas pembubaran parlemen mengindikasikan hal ini bahwa kabinet Israel mencicipi kondisi paling buruk dan sulit untuk mencegah kondisi ini.
Jika Knesset dibubarkan, maka akan digelar pemilu parlemen keempat di Israel dalam kuran waktu kurang dari dua tahun, dan ini merupakan kegagalan paling besar rezim ilegal Tel Aviv. (MF)
342/